IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BONE BOLANGO Mohamad Steven Alim Kandidat Magister Ilmu Administrasi Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Provinsi Gorontalo

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI  KABUPATEN BONE BOLANGO  Mohamad Steven Alim Kandidat Magister Ilmu Administrasi Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Provinsi Gorontalo

ABSTRAK

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Untuk mengetahui implementasi kebijakan pengelolaan alokasi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango, 2) Untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan prosedur pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan alokasi dana desa dalam pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango yaitu : 1) Konteks Kebijakan dana desa, para aparat desa sudah menjalankan atau menerapkan dana desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, selain itu tugas pokok dan fungsi masing – masing dari aparat desa walaupun terlihat belum terlalu baik secara kordinasi tapi sampai saat ini sudah cukup baik secara komunikasi, Aparat desa tidak memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk pengambilan keputusan yang mengakibatkan tidak terjadinya respon yang positif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,2) Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Bone Bolango yaitu dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam proses penyelengaraan kegiatan yang menggunakan anggaran dana desa. Tentu saja hal ini disesuaikan dengan kemampuan, keahlian serta keterampilan masyarakat desa. Bahkan diadakan pembinaan terlebih dahulu sebelum ikut dalam kegiatan yang dilaksanakan. Selain itu, adanya Penyediaan informasi secara jelas tentang tanggung jawab pada pelaksanaan atau pengelolaan.

Kata Kunci : Kebijakan Pengelolaan Alokasi Dana Desa, Pemberdayaan Masyarakat

 

 

Pemerintah pusat melalui otonomi daerah telah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri pemerintahannya, namun demikian harus tetap mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam proses pelaksanaannya. Dengan adanya otonomi daerah pemerintah memberikan kesempatan atau peluang yang sebesar-besarnya bagi daerah untuk mewujudkan kemandirian yang berorientasi pada pemberdayaan lokal. Sasarannya ini ditujukan pada tingkat kabupaten/kota, tapi sebenarnya sasaran otonomi daerah dimulai pada tingkat pemerintahan yang paling bawah, yaitu pedesaan. Oleh karenanya, pembangunan daerah lebih terfokus pada pemberdayaan masyarakat di desa. Pemerintah terus mengupayakan peningkatan Pembangunan Nasional dengan mengucurkan berbagai program, agar pembangunan daerah serta pembangunan desa dan kota semakin seimbang serta serasi.

 

...

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait